Kamis, 17 Oktober 2013

Kesimpulan dari Catatan Kaki



Berdasarkan pengamatan dari kutipan ketiga buku tersebut, dapat disimpulkan bahwa setiap buku memiliki kutipan langsung dan kutipan tidak langsung yang berbeda-beda. Misalkan, pada buku yang berjudul Pengantar Pasar Modal : “Marzuki Usman dkk (1997:14-18) menguraikan bahwa pada dasarnya terdapat empat peranan strategis dari pasar modal bagi perekonomian suatu negara.” Kutipan ini merupakan contoh kutipan langsung yang mengutip dari pendapat seorang Tokoh Marzuki Usman. Begitu pula pada ke dua buku setelahnya, kutipan yang di ambil adalah berdasarkan pendapat dari seorang tokoh dalam menanggapi sebuah kejadian.
Namun pada catatan kaki, dari ketiga buku tersebut memiliki perbedaan yaitu pada beberapa buku catatan kaki lebih mengutamakan pada penjelasan dari sebuah istilah yang mungkin asing bagi pembaca. Dan pada buku lain catatan kaki digunakan untuk menjelaskan bahwa kalimat tersebut di ambil dari sebuah buku/karya lain. Sedangkan pada daftar pustaka ketiga buku ini memiliki kesamaan penyusunan sesuai dengan kaidah penulisan daftar pustaka yang baik.

Artikel Seni Mengakali Teknologi



Ruangrupa melabrak pakem teknologi bersama 92 karya dari 29 negara dalam hajatan yang unik. Seni rupa tak lagi sekedar patung atau lukisan yang kaku. Genus ini merengsek ke disiplin lain,yaitu dapat menggerakan objek menjadi hidup dan berinteraksi. Dalam seni yang berhubungan dengan teknologi,misalnya muncul tantangan baru yang sudah menjalar dalam suatu dasarwarsa terakhir. Seniman masuk keinstalasi atau lukisan dalam video seperti yang dilakukan seniman ITB,Krisna Murti.
Dengan menggunakan komputer,kamera dan video pada kelompok ruang lingkup menggelar hajatan Okvideo dengan sentuhan internasional. Hajatan itu bertajuk Muslihat Okvideo (MKOV). Festival tersebut sudah menggelar 6 kali yang sudah diadakan. Festival ini didirikan sejak tahun 2000 oleh sekelompok seniman dari lintas disiplin dengan gagasan seni rupa dapat dikembangkan melalui pameran,festival,laboratorium senirupa,penelitian dan penerbitan dalam kontes perkotaan. Pegelaran lintas disiplin dan kreativitas khusus untuk sesi video out juga diadakan di TIM japan foundation.
Melalui tema Muslihat mereka mencoba mengamati dan berfokus pada praktik teknologi yang ditemukan dibeberapa negara termasuk indonesia. Muslihat ini juga memiliki arti mistik dan membuat tidak mungkin menjadi mungkin. Dalam festival tersebut menampilkan 92 karya yang berasal dari Anerika Serikat,Argentina,Australia dan lain-lain. Di dalam festival itu kita dapat menyaksikan ada tarik-tarikan putaran yang yang dikendalikan magnet tak terduga. Tarik-tarikan itu masuk ranah senirupa sebagai bentuk kreatif yang mencengangkan. Gambar atau objek dalam video itu tampil sarkastis,mengejek,mencerca atau mengelabui struktur kuasa tersebut.
Pada karya Iwang berjudul Urban Bender ada sebuah tanda menyerupai salib dari remote tembok. Selain itu,pada dua buah televisi terhadap dua base kecil yang berwarna hitam yang hampir menyerupai podium dialtar. Seperti kita ketahui,praktik-praktik teknologi pintar sering disebabkan oleh berbagai motif implus. Implus ini berguna untuk menambah atau mengubah fungsi nilai pada suatu objek. Tatkala hidup,manusia dipicu oleh teknologi,Begitulah dengan kreativitasnya pada seniman mengakali teknologi sebagai upaya menyiasati pesatnya perkembangan yang mengaruhi gaya hidup.    

                                                                                  

Tulisan Mengenai 9 Aspek Tujuan dalam Mempelajari Bahasa Indonesia



Hubungan 9 Aspek yang Dipelajari dalam Mata Kuliah Bahasa Indonesia dengan Tujuan Khusus Pembelajaran mata Kuliah Bahasa Indonesia
Berikut adalah 9 aspek yang dipelajari dalam mata kuliah bahasa indonesia 1.
1.      Ragam Bahasa
2.      Ejaan
3.      Diksi
4.      Kalimat
5.      Alinea
6.      Perencanaan Penulisan Karya Ilmiah
7.      Kerangka Karangan
8.      Kutipan & Catatan Kaki
9.      Abstrak & Daftar Pustaka
Tujuan :
Agar kita dapat menggunakan Bahasa Indonesia secara baik dan benar. Baik secara lisan maupun penulisan yang sudah Akurat.
Pertanyaan :
Apakah dengan hubungan diatas, tujuan dari hubungan 9 ragam tersebut akan terpenuhi?

DESKRIPTIF:
            Secara teori pada faktor dari hubungan antara 9 ragam diatas kita dapat membuat dan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dalam program studi Mata kuliah ini, Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memahami Bahasa Indonesia tetapi juga dituntut untuk menularkan pengetahuan tentang Bahasa Indonesia yang baku maupun tidak baku. Pada gaya hidup dikalangan masyarakat (remaja) ini seperti yang berada pada jenjang pendiikan Perguruan Tinggi dinegeri maupun swasta, mereka yang mengakui mengikuti jaman sekarang yang serba gaul dan mereka tidak ragu untuk menunjukan identitas mereka melalui gaya hidup yang modern pada saat ini dan hasilnya sebagian besar mahasiswa yang sedang menjalani dan membuat skripsi mengalami kesulitan dalam menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Jadi menurut saya, dari hubungan 9 aspek diatas pada tujuan khusus pembelajaran mata kuliah Bahasa Indonesia ini sangatlah diperhatikan kembali dalam menggunakan sebuah Ejaan karena dari 9 Aspek diatas berpengaruh besar pada tujuan khusus pembelajaran mata kuliah Bahasa Indonesia.
            Kesimpulannya, seperti pada ciri-ciri ragam bahasa diatas pada penggunaan kaidah tata bahasa yang normatif. Pada pengguna Bahasa Indonesia agar menjadi lebih baik dan benar agar tidak salah sebaiknya kita memperhatikan dalam penulisan harus sesuai dengan EYD, karena penggunaan ejaan ini adalah resmi dalam sebuah ragam tulisan. Karena Bahasa Indonesia merupakan Bahasa yang Nasional yang artinya Bahasa tersebut merupakan Bahasa pengantar sehari-hari.